
Foto : Pemkab Halut Gelar Ibadah Paskah Oikumene, Bupati: Wujudkan Halut Aman dan Damai
Halut, Globaltimurnn.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) menggelar Ibadah Perayaan Paskah Oikumene Tahun 2026. Dipimpin langsung oleh Pdt. Dr. Alfred Anggui, M.Th yang menyampaikan khotbah berdasarkan kitab 2 Korintus 5 ayat 17 tentang menjadi ciptaan baru di dalam Kristus. Acara yang bertema "Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita" ini berlangsung khidmat di Gedung GBI Yesus Itu Tuhan, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo. Kamis (09/04/2026).
Acara dihadiri oleh Bupati Halut Dr. Piet Hein Babua, M.Si, Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M, Kapolres Halut AKBP Elrikson Pasaribu, SH.,SI.K, Ketua Sinode GMIH Pdt. Anselmus Puasa, M.Th, Ketua PHBI Halut Iswan Lolahi, S.Pd., M.Si, Sekda Halut Drs E.J Papilaya MTP, serta para pimpinan OPD, Anggota DPRD, ASN, dan tamu undangan lainnya yang memadati tempat ibadah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Piet Hein Babua menekankan agar makna Paskah tidak hanya didengar, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Makna Paskah yang disampaikan hendaknya tidak hanya didengar, tapi dipraktikkan. Sebagai ASN, kita harus hidup lebih taat, setia, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas," ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2026 berbagai program kerja telah dijalankan. Salah satu capaian penting yang diraih adalah izin ekspor produk daerah yang telah resmi didapatkan, menjadikan Halmahera Utara sebagai salah satu daerah yang dapat melakukan ekspor secara langsung.
"Kita harus berjuang bersama membangun daerah dan mencari sumber pendapatan baru. Alhamdulillah, kini Halut sudah bisa melakukan ekspor produk secara langsung," ungkapnya.
Disisi lain, Piet Hein Babua menyoroti pentingnya menjaga keamanan, ketenteraman, dan kerukunan sebagai kunci utama pembangunan. Ia meminta seluruh elemen masyarakat dan ASN menjadi perekat persatuan serta menjaga toleransi antar umat beragama.
"Keamanan dan ketenteraman adalah barometer keberhasilan pembangunan. ASN harus menjadi penyejuk dan contoh. Jangan sampai ada tindakan yang mengganggu stabilitas daerah. Selama masa pemerintahan kami, kerukunan dan toleransi akan terus dijaga agar Halut tetap aman, damai, dan diberkati Tuhan," tegasnya. (𝐆𝐈𝐎).

