Kuatkan Persatuan Hadapi Krisis Global, Gerindra Maluku Gelar Halal Bihalal Penuh Makna - globaltimurnn.com


Selasa, 07 April 2026

Kuatkan Persatuan Hadapi Krisis Global, Gerindra Maluku Gelar Halal Bihalal Penuh Makna

Foto : Kuatkan Persatuan Hadapi Krisis Global, Gerindra Maluku Gelar Halal Bihalal Penuh Makna

Ambom
, Globaltinurnn.com – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar Partai Gerindra Provinsi Maluku yang digelar di Islamic Center Maluku, Selasa (07/04/2026). Acara ini bukan sekadar silaturahmi pasca Idul Fitri, melainkan momentum untuk memperkokoh persatuan di tengah tantangan zaman.

 

Mengusung tema “Sucikan Hati, Sambung Silaturahmi, dan Perkuat Persatuan Umat”, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku yang juga Ketua DPD Gerindra Maluku, Hendrik Lewerissa, beserta Wakil Gubernur Abdullah Vanad, jajaran pejabat daerah, pengurus partai, hingga ribuan kader dan relawan.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa tradisi Halal Bihalal adalah kekayaan budaya Indonesia yang luar biasa. Hal ini bahkan menjadi ciri khas yang tidak dimiliki oleh negara-negara mayoritas Muslim lainnya.

 


“Tidak semua negara Muslim punya tradisi ini. Ini adalah keistimewaan kita, jembatan emas untuk memaafkan dan menyambung kembali tali persaudaraan yang mungkin sempat terputus,” ujarnya.

 

Di tengah situasi global yang sedang tidak menentu, mulai dari gejolak ekonomi, konflik dunia, hingga kenaikan harga kebutuhan pokok yang terasa hingga ke daerah, Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk tetap kuat dan adaptif.

 


“Kita sedang menghadapi situasi yang tidak mudah. Tidak ada yang tahu kapan krisis ini berakhir. Karena itu, kita tidak boleh hanya mengeluh, tapi harus mencari solusi dan saling menguatkan,” tegasnya.

 

Ia menekankan bahwa kunci untuk bertahan di masa sulit adalah persatuan. Hendrik meminta agar masyarakat tidak mudah terprovokasi, dan menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum, bukan kekerasan.

 

“Jangan biarkan masalah pribadi menjadi konflik komunal. Ingat, dalam konflik tidak pernah ada pemenang, yang tersisa hanya kerusakan dan penderitaan. Biarkan masa lalu cukup dialami generasi sebelumnya,” pesannya menyentuh hati.

 

Tidak lupa, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga etika di dunia maya. Ia meminta seluruh pihak untuk bijak bermedia sosial dan berhenti menyebarkan konten negatif yang hanya memperkeruh suasana.

 

“Hentikan penggunaan medsos untuk hal-hal yang tidak positif. Tidak ada manfaatnya, yang ada hanya merusak kebersamaan,” tegasnya.

 

Acara yang diketuai oleh Saudah Tuankotta ini juga dimeriahkan dengan pembagian tali kasih kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.

 


Saudah menjelaskan, seluruh biaya kegiatan ini murni berasal dari swadaya dan kontribusi para kader serta simpatisan.

 

“Tujuannya jelas, mempererat ukhuwah dan menjaga kedamaian di Maluku agar tetap harmonis dan sejahtera,” tutupnya.

 

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Gerindra Maluku untuk terus merawat nilai-nilai persaudaraan demi Maluku yang lebih baik. 

(Za) 

 

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT