
Foto : Kalapas Wahai Optimistis, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar, Siap Bersaing di Level Nasional
Ambon Globaltimurnn.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan komitmen kuatnya untuk terus mengembangkan potensi ekonomi warga binaan. Meski terletak di wilayah yang cukup terpencil di ujung Seram Utara, semangat untuk menembus pasar luas tak pernah surut.
Hal ini disampaikannya usai menghadiri dan memamerkan karya unggulan dalam Bazar UMKM Warga Binaan se-Maluku di Halaman Lapas Kelas II Ambon, Jumat (10/04/2026).
Dalam ajang tersebut, Lapas Wahai membawa berbagai hasil karya yang menjadi kebanggaan. Tidak hanya menonjolkan sisi seni melalui ukiran khas dan Fable Art (seni batu), mereka juga menampilkan kekuatan kuliner berupa olahan UMKM seperti keripik tempe dan aneka produk berbahan dasar kacang hijau.
“Pameran ini menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan kreativitas mereka. Ini bukti nyata bahwa warga binaan mampu menghasilkan karya yang tidak hanya indah, tapi juga bernilai ekonomi tinggi,” ujar Tersih kepada awak media.
Menurutnya, pengembangan produk-produk ini sangat selaras dengan program prioritas Pemerintah Kota Ambon yang saat ini gencar mendorong penguatan sektor UMKM dan perekonomian masyarakat.
“Kami ingin hasil karya ini menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan arah pembangunan daerah, warga binaan juga harus bisa berkontribusi nyata,” tegasnya.
Tersih mengakui bahwa letak Lapas Wahai yang berada di daerah terpencil menjadi tantangan tersendiri dalam hal distribusi dan promosi. Namun, kondisi tersebut justru memicu semangat untuk bekerja lebih keras.
“Meski secara geografis kami berada di lokasi yang cukup jauh, namun partisipasi dan kontribusi kami harus tetap maksimal. Kami optimis bisa terus berpartisipasi aktif, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tambahnya penuh keyakinan.
Ia pun berharap, melalui wadah seperti ini, produk warga binaan semakin dikenal luas dan mampu bersaing secara sehat di pasar, sekaligus menjadi bekal kemandirian mereka kelak. (Za)