Bukti Transformasi Menuju Kemandirian, Pemkot Ambon Buka Bazar UMKM - globaltimurnn.com


Kamis, 09 April 2026

Bukti Transformasi Menuju Kemandirian, Pemkot Ambon Buka Bazar UMKM

Foto : Bukti Transformasi Menuju Kemandirian, Pemkot Ambon Buka Bazar UMKM

Ambon
, Globaltimurnn.com – Halaman Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon dipenuhi warna-warni produk kreatif hari ini, Jumat (10/04/2026). Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, mewakili Walikota Bodewin Wattimena secara resmi membuka Bazar UMKM Warga Binaan Tahun 2026 dalam rangka menyemarakkan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke 62.

 

Acara ini bukan sekadar pameran biasa, melainkan bukti nyata keberhasilan sistem pembinaan yang mengubah narasi penjara menjadi tempat pembentukan insan yang mandiri dan produktif.

 

Bazar yang digagas oleh Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Maluku ini menampilkan total 25 stand. Terdiri dari 19 stand internal yang menampilkan karya terbaik warga binaan dari berbagai UPT, PIPAS, hingga layanan keimigrasian, serta 6 stand eksternal yang diisi pelaku UMKM lokal dan mitra perbankan.

 

Dalam sambutannya yang membacakan amanat Walikota, Robby Sapulette menekankan bahwa lembaga pemasyarakatan memiliki peran strategis jauh lebih besar daripada sekadar menahan.

 


“Ini adalah bukti nyata bahwa pembinaan keterampilan dan kewirausahaan berjalan sukses. Produk yang ditampilkan bukan hanya soal kualitas, tapi cerminan semangat mereka untuk berubah menjadi lebih baik dan siap kembali ke masyarakat,” ujar Robby.

 

Pemerintah Kota Ambon, lanjut Robby, sangat mengapresiasi inisiatif ini. Ia menegaskan komitmen Pemkot untuk terus mendukung pengembangan UMKM, termasuk bagi kelompok rentan dan warga binaan, melalui berbagai skema.

 

Mulai dari pelatihan keterampilan, kemudahan akses permodalan, hingga membuka jalan bagi produk-produk ini untuk tampil di panggung yang lebih luas seperti pameran APEKSI dan Dekranas.

 

“Kami dorong agar mereka tidak hanya bisa membuat, tapi juga bisa memasarkan. Manfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar. Produk lokal harus punya daya saing,” tegasnya.

 

Robby juga mengajak seluruh masyarakat Ambon untuk turut hadir dan berbelanja di bazar ini.

 

“Membeli produk mereka adalah bentuk dukungan nyata terhadap proses perubahan dan pemberdayaan ekonomi. Mari kita sambut mereka kembali dengan tangan terbuka,” ajaknya.

 


Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Ambon, Sumarwoto Hendra Budiman, selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar berdasarkan UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Seluruh biaya kegiatan bersumber dari DIPA Ditjen Pemasyarakatan dan dukungan teknis dari masing-masing UPT.

 

Melalui bazar ini, diharapkan karya warga binaan semakin dikenal luas, memiliki nilai jual, dan menjadi bekal ekonomi yang kuat saat mereka nantinya bebas dan kembali berbaur di tengah masyarakat. (Za) 

 

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT