
Foto : 17 Nadi Peradaban Baru SBB, AKBP Ir. Untung Sangadji Bukan Pemimpin Biasa, Tapi Pemilik Peta Jalan Final
SBB, Globaltimurnn.com - Dari Aceh yang berdarah hingga Merauke yang berembun, ia belajar memimpin dengan nyali, Kini, AKBP Ir. Untung Sangadji akan pulang ke SBB bukan untuk beristirahat, Tapi untuk membumikan 17 lompatan besar.
Dalam wawancara eksklusif, dengan sejumlah awak media, beliau menuturkan rencanya, Ini bukan mimpi, Ini cetak biru.
Berikut adalah 17 program yang jika diizinkan Tuhan, akan mengubah SBB menjadi laboratorium kemakmuran di Timur Indonesia.
1. REVOLUSI ENERGI, AIR SUNGAI MENGALAHKAN SOLAR:
Mesin penggerak listrik yang selama ini bergantung pada mahalnya BBM Solar akan diganti total dengan turbin air sungai, SBB akan memiliki energi bersih, murah, tanpa suara generator mengganggu ketenangan desa.
2. INDUSTRI PANGAN ABADI, PENGALENGAN IKAN & UDANG:
Tidak ada lagi hasil laut yang busuk sebelum sampai pasar, SBB akan memiliki pabrik pengalengan modern untuk berbagai jenis ikan dan udang, Ikan melimpah, harga stabil, petani bahari tersenyum.
3. COLD STORAGE 100 TON, LUMBUNG PENDINGIN RAKSASA:
Satu unit fasilitas berpendingin berkapasitas 100 ton akan didirikan, Stok ikan tetap segar berbulan-bulan, Harga tidak diatur tengkulak, Nelayan kecil menentukan harga sendiri.
4. LUMBUNG PANGAN MALUKU, PERTANIAN & PETERNAKAN MANDIRI:
SBB akan membuka lahan pertanian dan peternakan bukan untuk SBB saja, tapi untuk menjadi lumbung pangan bagi seluruh Maluku. Swasembada bukan wacana, tapi operasi rutin.
5. LAUT MODERN 10.000 HEKTAR, PERIKANAN KELAS ASIA TENGGARA
Lahan perikanan laut modern seluas 10.000 hektar akan dikembangkan. Bukan tambak tradisional, melainkan sistem akuakultur canggih, Target utama menyuplai kebutuhan Indonesia sekaligus menembus pasar Asia Tenggara.
6. INDONESIA & ASIA TENGGARA, PASAR FINAL SBB:
Tidak tanggung-tanggung. Seluruh hasil kelautan SBB akan menjadi penopang utama rantai pasok perikanan untuk Indonesia dan Asia Tenggara, Pemasaran sudah diatur. Investor sudah mengantre.
7. PABRIK PENGALENGAN BUAH, TIDAK ADA BUAH YANG TERBUANG
Setiap musim pan raya, buah-buahan SBB tidak akan dibiarkan membusuk, Pabrik pengalengan buah berdiri. Petani buah mendapat jaminan harga sepanjang tahun.
8. GALANGAN KAPAL NIAGA TIPE B,SBB MENJADI MARITIM SEJATI:
Tidak perlu ke Surabaya atau Batam, Galangan kapal tipe B akan hadir untuk pembuatan dan perawatan kapal niaga. Perbaikan kapal murah, cepat, dan menyerap ratusan tenaga kerja terampil.
9. SETIAP DESA PUNYA PABRIK & UMKM YANG TERHUBUNG DENGAN SMK:
Program ini revolusioner. Setiap desa memiliki unit produksi yang dikaitkan langsung dengan kurikulum SMK setempat, Anak sekolah tidak perlu merantau, Belajar sambil bekerja, bekerja sambil menghasilkan.
10. PENGENTASAN KEMISKINAN LEWAT KETERAMPILAN, BUKAN BANTUAN TUNAI:
Tidak ada bagi-bagi uang tanpa karya. Program pengentasan kemiskinan dilakukan lewat pendirian pusat-pusat keterampilan spesifik, dari menjahit, las, otomotif, hingga teknologi pengolahan ikan, Selesai pelatihan, langsung bekerja.
11. PERUMAHAN UNTUK KAUM DHUAFA, SEMUA AGAMA:
Tanpa pandang keyakinan, Kaum dhuafa dari semua agama berhak mendapat rumah layak, Perumahan subsidi penuh akan dibangun sebagai wujud negara hadir di tengah warga yang paling rentan.
12. BEASISWA UNTUK ANAK CERDIK PANDAI:
Tidak ada anak SBB yang putus sekolah karena biaya, Program beasiswa penuh disediakan bagi anak-anak cerdas dan berprestasi, tanpa memandang status ekonomi orang tua, Yang dibutuhkan hanya kemauan belajar.
13. WISATA BAHARI YANG BERKELAS:
Pantai, pulau kecil, dan bawah laut SBB akan dikelola dengan tata kelola modern, Bukan hanya untuk dinikmati, tapi untuk menghasilkan devisa sekaligus menjaga ekosistem.
14. SEMUA TOKOH AGAMA PENDETA, USTAD, PASTOR DIGAJI PENUH:
Penghormatan pada tokoh agama tidak hanya simbolik. Semua pemuka agama Pendeta, Ustad, Pastor wajib menerima gaji bulanan dari pemerintah daerah, Mereka adalah pilar moral, maka mereka layak dihidupi secara layak.
15. HONORER DIHAPUS TOTAL, TIDAK ADA LAGI PEKERJA BAYANGAN:
Setiap honorer akan melalui program pelatihan intensif (job training) hingga benar-benar mahir, Setelah kompeten, diangkat menjadi aparatur penuh, Tidak ada lagi pegawai tanpa kepastian nasib.
16. HASIL TANGKAPAN KAPAL TRADISIONAL WAJIB DIBELI PEMERINTAH:
Nelayan kecil tidak perlu cemas. Semua hasil tangkapan dari kapal tradisional wajib dibeli oleh pemerintah daerah dengan harga yang adil, Tidak ada lagi ikan murah karena tengkulak. Tidak ada lagi nelayan merugi.
17. 10.000 SERTIFIKAT TANAH GRATIS, KEADILAN AGRARIA:
Ini mungkin yang paling revolusioner, Sepuluh ribu sertifikat tanah gratis akan dibagikan kepada warga SBB yang selama ini tidak memiliki bukti kepemilikan, Tanah bukan lagi sumber sengketa, tapi sumber kesejahteraan.
AKBP Ir. Untung Sangadji tidak membawa jargon, Ia membawa 17 fondasi, Dari listrik air sungai hingga 10.000 sertifikat gratis, Dari pengalengan ikan hingga gaji tokoh agama, Dari galangan kapal hingga beasiswa, Semua sudah dihitung, Semua sudah direncanakan,
Tinggal satu pertanyaan untuk masyarakat SBB, “Apakah kita masih ingin tinggal di masa lalu? Atau memilih pemimpin yang sudah menyiapkan masa depan dengan 17 palu pembangunan?”
Pak Untung sudah pensiun sebagai perwira, Tapi untuk SBB, beliau baru akan bertugas.