Wakano Beberkan Pengakuan Resmi MA Chin-Yao Tentang Fhi Proyek Terbesar Taiwan Diluar Negeri Sementara Gubernur Maluku Dan Rakyat Sedang Ditipu Mafia Karbon - globaltimurnn.com


Minggu, 15 Maret 2026

Wakano Beberkan Pengakuan Resmi MA Chin-Yao Tentang Fhi Proyek Terbesar Taiwan Diluar Negeri Sementara Gubernur Maluku Dan Rakyat Sedang Ditipu Mafia Karbon

Foto : Wakano Beberkan Pengakuan Resmi MA Chin-Yao Tentang Fhi Proyek Terbesar Taiwan Diluar Negeri Sementara Gubernur Maluku Dan Rakyat Sedang Ditipu Mafia Karbon

SBB
, Globaltimurnn.com - Geral Wakano Beberkan Pengakuan Resmi MA Chin-Yao Tentang Fhi Proyek Terbesar Taiwan Diluar Negeri Sementara Gubernur Maluku Dan Rakyat Maluku kususnya pulau Seram Sedang Ditipu Mafia Karbon. 


Lewat pesan whatsaap-nya kepada media ini, Wakano menjelaskan"Dari negeri seberang lautan, seorang pengusaha bernama Ma Chin-yao berdiri di depan kamera dan berkata dengan bangga" Proyek pengembangan hak karbon Fu Hua Intelligence di Indonesia merupakan proyek terbesar Taiwan di luar negeri saat ini." Ungkapnya


Dengan tersenyum, Ma Chin-yao merasa bangga, Ma Chin-Yao merasa telah mencapai sesuatu yang luar biasa, coba ditebak saja Kita adalah proyek terbesar itu, Hutan-hutan yang dijaga turun-temurun, tempat basudara Maluku mencari makan, tempat air mengalir untuk anak cucu adalah aset terbesar sebuah perusahaan asing. 


144.000 hektar, Satu juta ton karbon per tahun, Tiga puluh tahun, Nilainya puluhan hingga rtatusan triliun, Dan mereka bangga, 

Tapi satu hal yang tidak pernah disebut Ma Chin-yao dalam wawancaranya Bahwa" masyarakat adat Pulau Seram pemilik sah tanah itu TIDAK TAHU apa-apa.


Kita seperti figuran dalam film Hollywood, tambah Wakano, Kita ada di lokasi syuting, Kita menjadi latar belakang, Tapi kita tidak diberi naskah, Kita tidak tahu cerita apa yang sedang dimainkan, Kita tidak tahu bahwa hutan kita sudah menjadi properti panggung untuk proyek terbesar Taiwan di luar negeri.


Wakano mengatakan" Bayangkan, saudara, Seorang general manager di Taiwan duduk di ruangan ber-AC, mempresentasikan kepada investor bahwa ia punya proyek besar di Pulau Seram. 


Ia tunjukkan peta, Ia tunjukkan grafik, Ia tunjukkan potensi keuntungan, Ia pamer bahwa perusahaannya mampu mengamankan 144.000 hektar hutan di Indonesia. Beber Wakano


Dan di ujung sana, di Pulau Seram, kita sibuk menanam damar, Kita sibuk mencari nafkah, Kita sibuk menjaga hutan, Mereka bangga, Kita dibodohi, Saudaraku, sudah saatnya kita bertanya" Apakah kita hanya akan menjadi proyek terbesar orang lain, atau kita akan menjadi tuan rumah bagi diri sendiri?


Jika hutan ini adalah proyek terbesar mereka, maka seharusnya ini juga menjadi keberanian terbesar kita untuk bersuara, Jangan biarkan kebanggaan mereka berdiri di atas kebodohan kita, Bangun! Lawan! Jual mahal hak kita, atau jangan jual sama sekali! Tutupnya  (V374) 

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT