112 Ambon, 746 Kasus Terlaporkan Sejak September, Keamanan Jadi Kategori Paling Dominan - globaltimurnn.com


Sabtu, 28 Februari 2026

112 Ambon, 746 Kasus Terlaporkan Sejak September, Keamanan Jadi Kategori Paling Dominan

Foto : Dr. Ronald Lekransy, ST., M.Si Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Ambon,

Ambon
, Globaltimurnn.com - Layanan darurat Call Center 112 Kota Ambon telah menjadi andalan masyarakat dalam menghadapi berbagai kejadian mendadak, dengan total 746 laporan yang tercatat sejak peluncurannya pada 8 September 2025 hingga 25 Februari 2026.

 

Data tersebut diumumkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Ambon, Dr. Ronald Lekransy, ST., M.Si, dalam jumpa pers di ruang kerjanya pada Jumat (27/02/2026).

 

Kategori darurat keamanan dan ketertiban masyarakat mendominasi seluruh laporan. Rinciannya sangat beragam, 112 kasus gangguan keamanan, 82 kasus penyalahgunaan minuman keras, dan 81 kasus perkelahian massa. Selain itu, tercatat 37 kasus kriminalitas dan 13 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

 

Tak ketinggalan, layanan darurat medis menjadi yang kedua terbanyak dengan 199 kasus. Sebanyak 168 di antaranya adalah kasus gawat darurat yang membutuhkan tanggapan instan, sementara 31 kasus lainnya adalah kecelakaan lalu lintas di berbagai wilayah kota.

 

Untuk kategori darurat bencana, tercatat 99 kasus. Kebakaran menjadi jenis kejadian terbanyak dengan 49 kasus, diikuti pohon tumbang sebanyak 45 kasus, serta 5 kasus bencana alam akibat cuaca ekstrem dan fenomena alam lainnya.

 

Sementara itu, kategori lain-lain mencatat 105 kasus dengan berbagai permintaan bantuan, seperti 41 laporan gangguan kelistrikan, 35 kasus pengamanan hewan liar, hingga penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), pencarian orang hilang, kerusakan fasilitas umum, dan 18 kali permintaan mobil jenazah.

 

Dilihat dari distribusi per bulan, Januari 2026 menjadi periode dengan jumlah laporan terbanyak yaitu 148 kasus. Di posisi kedua adalah November 2025 dengan 139 kasus, dan hingga 25 Februari 2026 saja telah tercatat 128 laporan.

 

Secara geografis, Kecamatan Sirimau menjadi wilayah dengan pengaduan terbanyak mencapai 347 kasus. Diikuti Kecamatan Nusaniwe (193 kasus), Teluk Ambon Baguala (103 kasus), Teluk Ambon (94 kasus), dan Kecamatan Leitimur Selatan dengan jumlah paling sedikit yaitu 9 kasus.

 

Call Center 112 beroperasi non-stop selama 24 jam dan dapat diakses seluruh masyarakat Kota Ambon. Layanan ini diorganisir secara desentralisasi, dengan mengintegrasikan berbagai instansi terkait seperti Pemadam Kebakaran, BPBD, Dinas Kesehatan, Kepolisian, TNI, dan tim SAR – agar bantuan dapat diberikan dengan lebih cepat dan terkoordinasi.

 

"Peningkatan jumlah laporan menunjukkan bahwa layanan 112 semakin dikenal dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini juga menjadi gambaran tentang titik-titik rawan yang perlu diperhatikan bersama," pungkas Lekransy.

 

Apakah Anda ingin mengetahui bagaimana cara mengakses layanan Call Center 112 di Kota Ambon atau informasi lebih lanjut tentang instansi yang terlibat dalam penanganan kasus darurat. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT