Usai MTQ Di Laimu, Ketua Panitia MTQ Malteng Dapat Semprot Pedas Dari Musisi Maluku, Dinilai Tak Becus - globaltimurnn.com


Senin, 15 Desember 2025

Usai MTQ Di Laimu, Ketua Panitia MTQ Malteng Dapat Semprot Pedas Dari Musisi Maluku, Dinilai Tak Becus

Foto : Usai MTQ Di Laimu, Ketua Panitia MTQ Malteng Dapat Semprot Pedas Dari Musisi Maluku, Dinilai Tak Becus

Ambon
, Globaltimurnn.com - Pelaksanaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kabupaten Maluku Tengah yang di laksanakan di Negeri Laimu beberapa hari kemarin, berakhir dengan baik dan luar biasa. 


Namun sangat di sayangkan Ketua panitia pelaksanaan kegiatan tersebut Irfan Rachmad usai kegiatan menuai sejumlah protes dan kritikan pedas karena terkesan tidak memahami serta dinilai tak becus. 


Hal ini di sampaikan seorang musisi Maluku senior di ambon yang akrap di sapa Abang Lem kepada media ini menyampaikan rasa kecewa dan kesalnya terhadap sikap seorang Ketua panitia MTQ tingkat Kabupaten di Negeri Laimu yang melekat sosok seorang pimpinan pada Kecamatan dalam hal ini Camat Kecamatan Telutih Irfan Rachmad. 


Dalam keterangan-nya kepada media ini, Lem menyampaikan bahwa" Awalnya pihaknya menyodorkan sebuah proposal untuk pembuatan musik kolosal pada acara tersebut. Ucapnya


Dalam proposal tersebut melibatkan juga dia tekan musisi lain yang dalam hal ini masing - masing dengan peran yang berbeda. 


Sayangnya peran abang Lem tidak dihargai dan bahkan haknya diduga dikebiri, siapa yang kebiri belum bisa di pastikan, namun dari hasil konfirmasinya dengan pihak Ketua panitia, menurutnya Ketua panitia yang diduga tidak becus akibat komunikasi yang tidak relevan. 


Dalam proposal tersebut tertuang nilai anggaran, dan permintaan jelas dengan nama jelas, namun diakhir dari kegiatan gak yang ditawarkan sesuai proposal tersebut dalam pembuatan musik kolosal tidak di dapatkan-nya namun hak tersebut justru Ketua panitia menyerahkannya kepada orang lain tanpa memberitahukan lebih awal kepada abang Lem, seakan - akan abang Lem pinggirkan. 


Bukan nilai yang yang besar, namun sesuai pada proposal tersebut bernilai Rp. 10 juta, tetapi sangat di sayangkan abang Lem yang cape membuat musiknya namun uangnya di garap orang lain. 


Hasil konfirmasi abang Lem dengan Ketua panitia, terkesan Ketua panitia tidak hiraukan, diduga sebagian anggaran tersebut indikasinya di lalap juga oleh Ketua panitia. 


Abang Lem yang merasa dirugikan, meminta perhatian pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Maluku Tengah agar mengevaluasi pimpinan Kecamatan dalam hal ini Camat Kecamatan Telutih selaku ketua panitia pelaksanaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kabupaten Maluku Tengah yang di laksanakan di Negeri Laimu, yang diduga tidak bermoral baik dari peristiwa ini. 


Sampai berita ini diturunkan, Camat Telutih Irfan Rachmad Yang di konfirmasi belum memberikan keterangan. (V374) 


Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT