
Foto : Ketua DWP Kota Ambon Tersentuh Dedikasi Guru SLB : “Mereka Bekerja dengan Hati, Bukan Sekadar Tugas”
Ambon, Globaltimurnn.com — Rasa kagum sekaligus haru disampaikan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Ambon,
Ny. Sartje Sapulette, setelah melihat secara langsung aktivitas belajar siswa siswi di SLB Batu Merah dan SLB Liliani I dalam kunjungan sosial DWP, Jumat (14/11/2025).
Di temui usai kegiatan di Balai Kota Ambon, Sapulette mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi seluruh anggota DWP, Ia mengatakan bahwa para guru di SLB menjalankan tugas yang jauh melampaui tanggung jawab akademik.
Melihat langsung bagaimana guru guru mendampingi anak anak berkebutuhan khusus benar benar membuka mata kami, Anak anak itu memiliki keterbatasan, tetapi juga memiliki kelebihan luar biasa. Dan para guru, mereka bukan hanya mengajar mereka merawat, memahami, dan menyayangi, ujar Sapulette.
Ia menuturkan, banyak dari tenaga pengajar di SLB berasal dari latar belakang pendidikan umum, namun mampu beradaptasi dengan metode khusus yang dibutuhkan siswa.
Ada yang guru umum, ada yang memang dari SLB, Tetapi semuanya menunjukkan pengabdian yang luar biasa, Cara mereka mendidik dan memperhatikan anak anak membuat kami bangga, Tidak semua orang bisa melakukannya dengan penuh kesabaran dan ketulusan seperti itu, tuturnya.
Menurut Sapulette, mengajar di SLB bukan sekadar menguasai kurikulum, tetapi juga memahami karakter unik setiap siswa. Karena itu, peran guru di SLB tidak bisa disamakan dengan guru di sekolah reguler.
Pendekatan mereka benar benar berbeda, Mereka mendidik dengan metode khusus yang mungkin bahkan orang tua sendiri belum tentu mampu menerapkan, Dedikasi mereka sangat besar, tambahnya.
Atas hal itu, DWP Kota Ambon secara khusus memberikan apresiasi dan penghargaan moral kepada seluruh tenaga pendidik di kedua SLB tersebut.
Anak anak di SLB adalah anak anak istimewa, Dan guru guru yang mendampingi mereka adalah orang orang berhati besar, Itu yang membuat kami sangat menghargai peran mereka, ungkapnya.
Ia menegaskan, kunjungan sosial DWP bukan hanya agenda rutin, tetapi juga bentuk tanggung jawab kemanusiaan yang ingin terus dijaga.
Kegiatan seperti ini harus kami lakukan, karena ini amanah, Kami ingin mengingatkan bahwa kepedulian kepada sesama adalah tugas mulia yang Tuhan titipkan kepada kita semua, kata Sapulette.
Saat ditanya mengenai masukan dari pihak sekolah, ia menyampaikan bahwa pihak sekolah tidak mengajukan permintaan khusus. Sebaliknya, mereka justru merasa dihargai oleh perhatian yang diberikan DWP.
Mereka menyambut kami dengan sangat baik, Tidak ada permintaan khusus, hanya rasa syukur karena kami hadir dan peduli, tutup Sapulette. (Za)