Pastikan Bendera RMS Tidak Naik Di Aboru, Patroli Polresta Ambon : Kondisi Di Aboru Kondusif, Bendera yang Beredar di Medsos Disebut Foto Lama - globaltimurnn.com
Deskripsi gambar



Senin, 17 Agustus 2026

Pastikan Bendera RMS Tidak Naik Di Aboru, Patroli Polresta Ambon : Kondisi Di Aboru Kondusif, Bendera yang Beredar di Medsos Disebut Foto Lama


Ambon
, globaltimurnn.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pp Lease memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, dalam kondisi aman dan kondusif.


Kepastian tersebut disampaikan setelah Kapolsek Pulau Haruku Iptu Bobby Y. Dethan bersama personel Polsek Haruku dan masyarakat Negeri Aboru melaksanakan patroli di sejumlah lokasi pada Senin (17/8/2026).


Patroli dilakukan menyusul beredarnya sejumlah unggahan di media sosial yang memperlihatkan bendera yang disebut-sebut sebagai bendera RMS dan diklaim berkibar di wilayah Negeri Aboru.


Kapolresta P.Ambon & P.P Lease Kombes Pol Andrias Susanto Nugroho,S.I.K,.M.Si. mengatakan patroli dilakukan untuk memastikan langsung kondisi di lapangan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Personel bersama masyarakat melakukan pengecekan di sejumlah titik yang menjadi perhatian setelah adanya informasi yang beredar di media sosial,” kata Kapolresta.


Sejumlah lokasi yang didatangi dalam kegiatan patroli tersebut antara lain Dusun Salele, Pantai Gapura Negeri Baru, beberapa rumah warga, Ujung Tanjung Hatukui, Tanjong Salele, Jalan Waikenal Negeri Aboru hingga sejumlah lokasi di dalam Negeri Aboru.


Dari hasil pengecekan di lapangan, polisi tidak menemukan adanya bendera dengan corak empat warna sebagaimana yang diberitakan melalui media sosial.


Selain melakukan patroli, personel juga menggali informasi dari masyarakat dan sejumlah tokoh di Negeri Aboru. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, foto-foto bendera yang kembali beredar di media sosial tersebut disebut merupakan dokumentasi lama yang sengaja kembali dimunculkan.


“Dari hasil wawancara dengan masyarakat dan tokoh-tokoh setempat, informasi yang kami dapatkan menyebutkan bahwa foto-foto yang beredar itu merupakan foto lama yang kembali diposting di media sosial,” jelas kasi humas


Kapolresta menegaskan, hingga kegiatan patroli selesai dilaksanakan, tidak ditemukan adanya pengibaran bendera sebagaimana informasi yang beredar di media sosial.


“Situasi secara keseluruhan di Negeri Aboru sampai dengan kegiatan patroli selesai berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.


Kapolresta Ambon menghimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta tetap menjaga situasi kamtibmas, khususnya di tengah momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Masyarakat juga diminta untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan memastikan kebenaran sebuah informasi sebelum menyebarluaskannya, guna mencegah munculnya keresahan di tengah masyarakat. (Red) 

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT