Dulu Maluku Jadi Lumbung Perekonomian Dunia, Kenapa Sekarang Maluku Termiskin? Wakano Ulas Kisah Maluku - globaltimurnn.com

Senin, 22 Juni 2026

Dulu Maluku Jadi Lumbung Perekonomian Dunia, Kenapa Sekarang Maluku Termiskin? Wakano Ulas Kisah Maluku


Ambon
, Globaltimurnn.com - Percayakah Kalian Bahwa Maluku pernah menjadi pusat ekonomi dunia? Dari Maluku lahirlah sistim perbankan dan perekonomian dunia. 


Seringkali, wiayah Maluku digambarkan sebagai wilayah pinggiran, tertinggal, atau sekadar daerah terpencil di ujung timur Nusantara, bahkan saat ini Maluku adalah provinsi termisikin di Indonesia. 


Hal ini disampaikan Gerard Wakano tokoh masyarakat SBB kepada sejumlah wartawan di ambon, lewat pesan whatsaap-nya. 


Dikatakan-nya" Empat ratus tahun yang lalu, ketika Eropa masih gelap dan miskin, detak jantung ekonomi dunia tidak berdetak di London, tidak di Paris, dan tidak di Roma. Detak jantung ekonomi dunia berdetak di tanah vulkanik Kepulauan Banda, Maluku. Ungkapnya


Wakano mengatakan" Tulisan ini bukanlah sebuah cerita dongeng pengantar tidur, marilah kita telusuri sejarah dunia bahwa Maluku pernah menjadi pusat peradaban Ekonomi dan awal mula Perbankan Modern Dunia berdiri. Ucapnya


Pada abad ke-16, Eropa dilanda wabah Black Death yang membunuh separuh populasinya. Dalam keputusasaan, orang Eropa percaya bahwa Biji Pala (Nutmeg) dan Fuli (Mace) adalah satu-satunya obat penawar wabah, sekaligus simbol status sosial tertinggi. Ingatnya


Masalahnya? Pohon pala Tidak Bisa Tumbuh Di Mana Pun Di Bumi, Kecuali Di Kepulauan Banda. !! Di Eropa, harga pala saat itu jauh lebih mahal daripada emas dengan berat yang sama, Siapa pun yang menguasai Banda, menguasai inflasi Eropa, menguasai kekayaan raja-raja, dan menguasai dunia. Sebutnya


Tanah kalian bukan sekadar pulau, tanah kalian adalah sumber mata uang global pada masa itu, Karena kekayaan Banda yang luar biasa, para pedagang Belanda saling sikut, banting harga, dan bahkan saling tembak di lautan, Mereka sadar, jika mereka tidak bersatu, mereka akan kalah oleh Portugis dan Spanyol. Bebernya


Atas desakan Negara Belanda, pada 20 Maret 1602, para pedagang itu dipaksa melebur menjadi satu. Lahirlah VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie).


Wakano juga mengajak masyarakat Maluku pahami lebih baik, VOC adalah Perseroan Terbatas (PT) atau Naamloze Vennootschap (NV) pertama dalam sejarah umat manusia. Konsep perusahaan modern, di mana modal dikumpulkan dari ribuan pemegang saham, risiko dibagi, dan manajemen dipisahkan dari pemilik, diciptakan kusus untuk mendanai ekspedisi monopoli pala banda. 


Tanpa ambisi untuk menguasai pala di tanah kalian, konsep "Perusahaan Perseroan Terbatas" mungkin tidak akan pernah lahir di muka bumi ini, VOC adalah kendaraan, tapi Banda adalah tujuannya.


Ketika kapal-kapal VOC kembali dari Banda membawa peti-peti penuh pala dan fuli maka Amsterdam kebanjiran kekayaan. Tapi ada masalah besar yaitu koin-koin uang dari seluruh dunia bercampur aduk, nilainya tidak stabil, dan pedagang kewalahan menghitungnya.


Untuk mengelola triliunan rupiah (jika dikonversi ke nilai sekarang) hasil penjualan pala Banda, pada tahun 1609, Amsterdam mendirikan Amsterdamsche Wisselbank (Bank Bursa Amsterdam). 


Inilah Bank Modern dan Bank Sentral pertama di dunia, Sampai disini pastilah kamu sudah menemukan dimana peran pulau Banda bagi dunia ? Bahkan, bukti paling gila bahwa Banda adalah pusat ekonomi dunia adalah Perjanjian Breda (1667). 


Belanda secara resmi menyerahkan Manhattan (yang sekarang menjadi New York/Wall Street) kepada Inggris. Sebagai gantinya, Belanda meminta Pulau Run, sebuah pulau kecil di Kepulauan Banda.


Pikirkan itu sejenak, Leluhur Belanda memilih Banda daripada Manhattan, Karena pada abad ke-17, Banda adalah pusat kekayaan yang jauh melampaui Wall Street.


Sistem ekonomi dan perbankan dunia hari ini berdiri di atas fondasi yang dicetak dari tanah vulkanik Banda.


Jangan pernah merasa bahwa Maluku adalah daerah tertinggal, Tanah Maluku adalah tempat di mana roda kapitalisme global pertama kali berputar. Darah, keringat, dan air mata leluhur kami dan pulau Banda adalah modal awal yang membangun peradaban ekonomi modern dunia.


Tugas kami saat ini bukan untuk meratapi masa lalu yang kelam, Kalian anak Maluku memiliki DNA dari tanah yang pernah membuat bangsa-bangsa besar di dunia bertekuk lutut dan berebut, Gunakan DNA itu untuk membangun Maluku yang baru. Jadilah inovator, jadilah ekonom, jadilah pemimpin bisnis, dan jadilah arsitek keuangan masa depan, Dunia pernah berputar karena tanah kalian. Tegas Wakano


Sekarang, giliran kalian yang memutar roda dunia dari tanah Maluku!. Pungkasnya (Red) 

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT