
Foto : Musda Ke 10 ASITA di Ambon, Kolaborasi “Baku Kele” Wujudkan Teluk Ambon sebagai Landmark Wisata Unggulan
Ambon, Globaltimunn.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon (Disparbud) mendukung penuh pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Ke 10 Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) yang digelar di Balai Kota Ambon, Sabtu (25/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antar pelaku industri pariwisata di Kota Ambon.
Mengusung tema “Baku Kele Bangun Pariwisata & Ekraf Kawasan Teluk Ambon Sebagai Landmark Wisata Kota Ambon”, Musda tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga ruang kolaborasi lintas sektor untuk merumuskan arah pembangunan pariwisata yang berkelanjutan.
Sebagai kota yang kaya akan budaya, sejarah, dan pesona alam, Ambon dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi unggulan di kawasan timur Indonesia. Potensi ini diperkuat dengan semangat kolaborasi antara ASITA bersama Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Disparbud Kota Ambon, perwakilan Garuda Indonesia di Ambon, serta PHRI Kota Ambon.
Dalam forum tersebut, para pemangku kepentingan sepakat untuk saling mendukung melalui pertukaran pengetahuan, penguatan jaringan, serta peningkatan kualitas layanan pariwisata. Langkah ini dinilai penting guna mendorong daya saing destinasi wisata Ambon di tingkat nasional maupun internasional.
Semangat “baku kele” atau saling membantu menjadi roh utama dalam Musda kali ini. Hal ini tercermin dari komitmen bersama untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, mulai dari penguatan produk UMKM, promosi destinasi, hingga pemberdayaan masyarakat.
Kawasan Teluk Ambon pun menjadi fokus utama pengembangan sebagai ikon wisata kota. Dengan keindahan panorama alam yang memikat, kawasan ini diharapkan mampu menjadi landmark yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat sekitar.
Musda Ke 10 ASITA ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun fondasi pariwisata Ambon yang lebih kokoh, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang solid dan komitmen bersama, Ambon kian optimistis melangkah sebagai pusat pariwisata dan ekonomi kreatif yang membanggakan di Indonesia timur. (Za)

