
Foto : Meriah dan Penuh Makna, Puncak Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke 62 di Rutan Ambon Tegaskan Semangat Humanis dan Kebersamaan
Ambon, Globaltimurnn.com – Puncak peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke 62 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon berlangsung meriah dan penuh kehangatan, Senin (27/04/2026). Setelah rangkaian perlombaan yang digelar selama beberapa hari, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan suasana pemasyarakatan yang lebih humanis, inklusif, dan sarat nilai kemanusiaan.
Acara penutupan turut dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Sarwono, A.Md.IP., S.H., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan harus dimaknai sebagai ajang refleksi dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan. Kita ingin menghadirkan sistem pemasyarakatan yang semakin humanis, profesional, dan berintegritas, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Kemeriahan acara juga semakin terasa dengan kehadiran berbagai tamu undangan dari lintas instansi, di antaranya perwakilan Yonif Raider 733/Masariku, Danramil 1504-01, Polsek Baguala, serta BRI Cabang Unit Passo. Kehadiran mereka mencerminkan kuatnya sinergi antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan di wilayah Maluku.
Berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memeriahkan peringatan ini mengusung konsep sederhana namun sarat makna. Permainan tradisional dan rekreatif seperti dam dan ular tangga menjadi daya tarik utama, menghadirkan keceriaan sekaligus mempererat interaksi antara warga binaan dan petugas.
Gelak tawa, sorak sorai, serta semangat kebersamaan mewarnai setiap momen perlombaan. Tidak hanya menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga terbukti efektif dalam membangun komunikasi yang positif dan suasana kekeluargaan di lingkungan rutan.
Sebelumnya, berbagai lomba lain seperti catur, gaplek, dan buka-tutup kartu juga telah sukses digelar dengan partisipasi tinggi dari warga binaan. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mengasah kemampuan berpikir dan strategi, tetapi juga menumbuhkan nilai sportivitas, disiplin, dan fair play.
Menariknya, para petugas Rutan Ambon juga turut ambil bagian dalam setiap perlombaan. Partisipasi ini menciptakan suasana yang lebih inklusif dan tanpa sekat, sehingga hubungan antara petugas dan warga binaan semakin erat dan harmonis.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Ambon, Jefry Persulessy, menjelaskan bahwa kegiatan perlombaan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter.
“Ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai positif seperti kebersamaan, disiplin, dan saling menghargai. Kami ingin menciptakan lingkungan yang mendukung agar warga binaan tetap memiliki semangat dan motivasi selama menjalani masa pembinaan,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba yang diserahkan secara simbolis pada acara penutupan. Momen ini semakin menambah rasa bangga dan semangat para peserta.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Rutan Ambon menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, harmonis, dan kondusif. Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan yang menekankan pada penguatan karakter, kemampuan sosial, serta nilai kebersamaan.
Puncak Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke 62 ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan humanis, inklusif, dan berkelanjutan mampu menghadirkan perubahan positif. Tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi sistem pemasyarakatan secara keseluruhan, menuju masa depan yang lebih berintegritas dan berkeadilan. (Za)

