"Parkir di Ambon Bakal Lebih Cerdas! Dishub Siapkan Digitalisasi dari Tiga Kawasan Strategis" - globaltimurnn.com


Kamis, 05 Maret 2026

"Parkir di Ambon Bakal Lebih Cerdas! Dishub Siapkan Digitalisasi dari Tiga Kawasan Strategis"

Foto :  "Parkir di Ambon Bakal Lebih Cerdas! Dishub Siapkan Digitalisasi dari Tiga Kawasan Strategis"

Ambon
, Globaltimurnn.com – Pemerintah Kota Ambon tengah gencar melakukan terobosan untuk memperbaiki sistem transportasi kota, dengan fokus pada pengelolaan parkir yang lebih modern dan terstruktur. Tahun 2026 menjadi tonggak penting, karena Dinas Perhubungan (Dishub) akan memperluas penerapan sistem parkir digital ke ruas jalan utama, setelah sebelumnya telah berhasil diterapkan di beberapa lokasi parkir off-street.

 

Kepala Dishub Kota Ambon, Yan Suitella, mengungkapkan bahwa upaya ini bukanlah langkah baru bagi Kota Ambon. "Kita sudah memulai dengan digitalisasi pada parkir off-street di beberapa kawasan tertentu. Tahun ini, kita akan menjajalkannya ke parkir jalan raya (on-street parking) melalui kawasan tertib parkir yang akan diterapkan secara bertahap," ujarnya saat ditemui awak media di Balai Kota Ambon pada Rabu (04/03/2026).

 

Tahap awal akan difokuskan pada tiga ruas jalan utama di pusat kota, di antaranya Jalan A.Y. Patty dan Jalan Ponegoro dua kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat Ambon. "Kita memilih kawasan-kawasan strategis ini sebagai titik awal agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas," jelas Suitella.

 

Saat ini, Dishub sedang melakukan kajian mendalam terhadap berbagai pilihan teknologi yang ditawarkan oleh beberapa pihak. Prioritas utama adalah menemukan sistem yang tidak hanya efektif, tetapi juga mudah digunakan oleh masyarakat luas. "Banyak pilihan peralatan yang datang, dan kita teliti mana yang paling cocok sehingga tidak menyulitkan pengguna," tandasnya.

 

Sebelum sistem resmi beroperasi, Dishub juga akan melakukan sosialisasi dan diskusi intensif dengan masyarakat serta para pengelola parkir. "Kita ingin memastikan bahwa semua pihak paham dan terlibat, jadi tidak ada kesalahpahaman bahwa program ini dilakukan secara sepihak," tambahnya.

 

Suitella mengakui bahwa pada tahun 2018, upaya serupa pernah dilakukan namun harus dihentikan karena kendala teknis seperti masalah sinyal dan keterbatasan peralatan. Namun, kali ini ia sangat optimis dengan dukungan teknologi yang lebih canggih dan pendekatan yang lebih matang, sistem parkir digital akan berjalan dengan lancar.

 

"Kondisi kota Ambon yang relatif kecil dengan ruang infrastruktur yang terbatas memang menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, kita harus memilih sistem yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan kita," pungkasnya.

 

Dengan adanya digitalisasi parkir ini, Pemkot Ambon berharap pengelolaan parkir menjadi lebih tertib, transparan, dan memberikan pelayanan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat. (Za)

Post Top Ad

TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI MEDIA KAMI, SEMOGA BERMANFAAT