Piru, globaltimurnn.com - Musim kemarau yang berkepanjangan akan mengakibatkan krisis air bersih, gagal panen di sektor pertanian, serta peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Hal ini benar - benar terjadi di Kabupaten Seram Bagian Barat, dan dialami di sejumlah Desa, salah satunya yang saat ini sedang dialami warga masyarakat Dusun Hatumuli, Desa Piru, Kecamatan Seram Bagian Barat.
Informasi sulitnya masyarakat mendapatkan air bersih akibat kemarau yang panjang, informasi tersebut akhirnya sampai ke telinga BPBD Kabupaten SBB.
Tidak menunggu lama gerak cepat BPBD Kabupaten SBB lansung turun dengan menyuplai air bersih sebanyak 8000 liter untuk membantu masyarakat terdampak di Dusun Hatumuli, Desa Piru.
Dari informasi yang diterima media ini, BPBD Kabupaten Seram Bagian Barat melalui Bidang Kedaruratan Dan Logistik melakukan Pendistribusian Kebutuhan Air Bersih, dampak dari Musim Kemarau Tahun 2026.
Ada 2 titik lokasi dan melayani sekitar 80 KK di Dusun Hatumuli, Desa Piru yang menerima bantuan Air Bersih. Proses distribusi air bersih dilakukan sebanyak 8000 liter. Sebut Nasir Suryali kepala BPBD Kabupaten SBB kepada media ini saat di konfirmasi
Menurutnya" Upaya penanganan darurat kebutuhan air bersih yang disalurkan oleh BPBD sebagai bentuk Respon Cepat Darurat Bencana Kekeringan dan Pemenuhan Kebutuhan Dasar bagi masyarakat terdampak. Ucapnya (Rdks)

